8 Desa di Kepahiang Terancam Banjir

KEPAHIANG, BE – Sebanyak 8 desa dan Kelurahan di Kabupaten Kepahiang kini terancam bencana banjir. Hal tersebut terkait dengan kondisi wilayah desa-desa itu memang rawan banjir, sementara akhir-akhir ini hingga Februari 2015 mendatang diprediksi menjadi puncak musim hujan.
“Januari hingga Februari 2015 diperkirakan merupakan puncak musim hujan. Kami meminta kepada warga yang bermukim di wilayah rawan banjir untuk berhati-hati dan hindarkan tindakan yang memicu banjir,” imbau Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepahiang Burlian SE, Minggu (28/12).
Dikatakannya, kawasan di Kabupaten Kepahiang yang berpotensi atau rawan banjir yakni Desa Cinta Mandi, Desa Sosokan Cinta Mandi, Desa Pagar Agung, Kelurahan Keban Agung, Desa Lubuk Penyamun, Desa Tanjung Alam, Desa Air Hitam dan Air Punggur.
“Delapan desa itu memiliki potensi banjir jika intensitas hujan terus tinggi seperti saat ini atau lebih tinggi pada Januari dan Februari mendatang. Untuk itu warga sebaiknya menghindari membuang sampah ke sungai, menebang pohon di hutan dan hal-hal yang dapat memicu terjadinya banjir lainnya,” jelasnya.
Menurutnya, meski tidak hanya 8 desa dan kelurahan itu saja yang berpotensi banjir, namun 8 kawasan itu pernah mengalami banjir dan hampir setiap tahun.
“Di Kecamatan Merigi dan Ujan Mas juga ada potensi di Kecamatan Kepahiang juga begitu. Untuk itu kami minta warga waspada,” tandas Burlian. (505)