75 Persen Soal USBN Disiapkan Kabupaten

Tim perakit pembuat soal USBN SD saat diambil sumpah dan janji langsung oleh Kepala Dispendik Kaur, di aula MTsN Bintuhan, Senin (12/3).
Tim perakit pembuat soal USBN SD saat diambil sumpah dan janji langsung oleh Kepala Dispendik Kaur, di aula MTsN Bintuhan, Senin (12/3).

BINTUHAN, Bengkulu Ekspress – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menetapkan kebijakan baru. Mulai tahun 2018 ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) diberikan kewenangan untuk menyediakan 75 persen bahan dan soal ujian sekolah berstandar nasional (USBN) dan 25 persen dibuat pusat.

“Ya ditahun 2018 untuk pembentukan soal USBN tingkat SD/MI dikembalikan ke daerah masing-masing, dengan begitu sesuai aturan yang ada, maka Dispendik melakukan pembentukan tim perakit soal USBN,” kata Kadis Dispendik Kaur, Three Marnope MTPd, usai mengambil sumpah tim perakit soal USBN di aula MTsN Bintuhan, kemarin (12/3).

Dikatakan Three, jumlah tim perakitan atau pembuat soal USBN tingkat SD ini ada 15 orang dengan rincian 10 orang diambil dari sekolah SD/MI dan 5 orang dari Dispendik. Dimana dalam pembuatan soal, diawasi langsung dari Polres Kaur.

Adapun soal USBN yang akan dibuat untuk bahan USBN 2018 yaitu mata pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia dan IPA. Setiap mata pelajaran akan dibuat dengan jumlah soal IPA 35 soal, Bahasa Indonesia 40 soal dan Matematika 30 soal. Lalu ditambah masing-masing mata pelajaran lima soal esai.

“Tim yang sudah dibentuk akan bertugas membuat soal selama empat hari, setelah soal dibuat, maka akan dikirim ke Provinsi Bengkulu untuk dicetak,” terang Kadis.

Ditambahkan Three, untuk perakitan soal diakui Kadis, Kabupaten Kaur baru pertama kali ini. Makanya ia meminta kepada tim yang sudah disumpah untuk selalu menjaga kerahasian soal tersebut. Sehingga hasil dan nilai para murid benar-benar hasil yang dimiliki murid tersebut.

Dalam pembuatan soal, seluruh perlengkapan yang bisa membocorkan soal seperti HP, kamera dan lainnya selama pembuatan soal dikumpul dan disimpan oleh anggota Polres Kaur yang menjaga selama pembuatan soal.

“Untuk menjaga kerahasian soal, maka seluruh alat komunikasi tim perakitan soal dikumpul, dan kita berharap tim ini benar-benar bekerja sebaik mungkin dan sesuai dengan janji sumpah mereka,” tegasnya. (618)