7 Kerukunan Nelayan Terima Bantuan

BENGKULU, BE – Kepala Dinas Kelautan Perikanan (DKP), Ir Masrizal, memastikan bahwa tali yang berada di dalam gudang hasil temuan Sidak Komisi I DPRD Kota Bengkulu akan segera dibagikan. Saat ini tim masih melakukan identifikasi jumlah dan kualitas tali tersebut.
“Semua sudah selesai diverifikasi oleh Badan Pemeriksa Keuangan RI. Dan sudah tidak ada lagi masalah untuk dibagikan. Paling lama pekan depan sudah kami bagikan melalui 7 kelompok nelayan,” kata Masrizal, kemarin.
Mengenai adanya oknum yang melakukan pencurian aset milik DKP Kota yang ada di gudang, Masrizal melanjutkan, para nelayan dipersilakan untuk membuat laporan kepada aparat penegak hukum. Ia sendiri merasa kesulitan untuk mengidentifikasi pencurian tersebut bila tanpa didasari bukti dan saksi atas kehilangan tersebut.
“Kami sudah pernah menanyakan siapakah yang mencuri aset milik DKP ini kepada nelayan. Namun nelayan menjawab tidak ada. Kami berharap siapa pun yang memiliki bukti dan saksi dapat melaporkannya kepada pihak yang berwajib,” sampainya.
Ia memastikan, masalah ini pernah ia bicarakan langsung bersama kepala daerah. Kepadanya, kepala daerah memberikan kesempatan untuk melakukan investigasi. Namun hasil investigasi yang ia lakukan, nihil.
“Karenanya siapa saja yang melihat silakan tangkap oknum tersebut dan laporkan ke polisi. Apalagi barang diambil diwaktu waktu yang tidak lazim atau diluar jam kerja,” paparnya.
Ia tak menampik adanya pungutan liar (Pungli) yang dipungut dari nelayan sebelum menerima bantuan. Namun Pungli tersebut tidak pernah lagi terjadi sejak DKP Kota ia yang pimpin.
“Di masa saya peringatan keras sudah saya sampaikan kepada seluruh staf. Tidak akan ada ampun bagi perbuatan pungli. Karena sanksi tegas akan menanti. Saya sudah tanya staf diakui memang ada, tapi itu tahun 2013 ke bawah. Karena sudah banyak pergantian pegawai, sulit mengidentifikasinya. Apalagi tidak ada bukti,” sampainya.
Sebelumnya terlansir, bantuan untuk nelayan yang tersimpang di gudang PPI Pondok Besi berupa tali belum terdistribusikan kepada nelayan. Distribusi bantuan tali ini semula direncanakan akan dibagikan berbarengan dengan bantuan jaring yang juga akan disalurkan pada tahun ini.
Namun karena derasnya desakan agar bantuan ini segera direalisasikan, maka pihak DKP Kota tetap akan melakukan pembagian. Sebab, tali-tali ini bisa saja digunakan oleh nelayan untuk menangkap ikan tanpa perahu. (009/adv)