65 Guru SM3T Tinggalkan Seluma

GuruTAIS, Bengkulu Ekspress – Setelah cukup terbantu dengan kehadiran 65 orang guru yang tergabung dalam program sarjana mendidik di daerah terluar terdepan dan terpencil (SM3T). Kabupaten Seluma bakal mengalami kekurangan guru kembali. Karena terhitung Agustus ini, para guru SM3T itu meninggalkan kabupaten Seluma. Berkenaan telah selesainya masa tugas mereka selama 1 tahun di daerah ini.

“Mereka dikembalikan ke LPTK masing-masing. Direncanakan dilepas langsung oleh Bupati Seluma,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Seluma Muksir Ibrahim SPd kepada BE kemarin (31/7).

Guru program SM3T itu berasal dari latar belakang pendidikan beragam. Mulai dari pendidikan guru olahraga, matematika, bahasa Indonesia, bahasa Inggris, serta bidang study lainnya. Mereka terdiri dari jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), serta Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sederajat. Terhitung Agustus 2016 mereka sudah mengabdi dan memberikan ilmunya kepada sejumlah pelajar di pedalaman Seluma.

“Tidak bisa kita pungkiri kehadiran SM3T ini sangat membantu dunia pendidikan Seluma yang mengalami kekurangan tenaga pengajar,” ujarnya.

Guru SM3T merupakan program dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Kemen-PAN RB), serta Universitas Negeri Medan, Sumatera Utara (Sumut). Kehadiran mereka sangat diharapkan masyarakat di sejumlah desa pelosok.

Disampaikan Muksir, mereka ditempatkan di sekolah yang terpencil sesuai dengan tujuan program SM3T. Honor mereka pembayarannya langsung dari Kemdikbud.

“Mereka menerima sertifikat pendidikan pelatihan guru (PPG). Namun untuk SM3T tahun 2017 ini belum diketahui dan ini akan kembali kita sampaikan ke kementrian pusat agar tahun 2017 ini kembali mendapatkan program ini,” singkatnya. (333)