62 Data Simpatika Guru PAI Tak Aktif

administrasiTUBEI,Bengkulu Ekspress – Program baru melalui Sistem Informasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kemenag (SIMPATIKA) wajin diikuti guru Pendidikan Agama Isalam (PAI) disegala tingkatan sekolah umum di Kabupaten Lebong. Hanya saja pendataan SIMPATIKA ini terhambat. Karena tercatat sebanyak 62 orang guru PAI di Lebong tidak aktif data SIMPATIKA-nya.

”Hal tentunya dapat menghambat, bagi guru PAI untuk proses pengajuan sertifikasi atau penambahan kuota sertifikasi semester selanjutnya,” kata Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Lebong, Drs H Tasry MA melalui Kasi Pendis Abdul Malik SAg kepada Bengkulu Ekspress kemarin (11/4/2017).

Dia mengungkapkan, secara keseluruhan jumlah guru PAI disegala tingkatan sekolah umum, mulai dari guru PAI SD, SMP hingga SMA sederajat di Kabupaten Lebong 172 orang. Dari jumlah tersebut, saat ini tercatat sebanyak 62 orang guru PAI yang tersebar di sejumlah sekolah tidak aktif data SIMPATIKA-nya.

Pengisian data SIMPATIKA itu dilakukan secara online per semester. Tujuannya antara lain untuk mengakomodir serta mengecek data secara mandiri bagi guru PAI. Selain itu juga merupakan syarat pencairan sertifikasi.

Dijelaskannya, dalam rangka penguatan layanan manajemen SIMPATIKA ini, guru PAI sekolah umum semua tingkatan  diharapkan segera mengaktifkan data SIMPATIKA mereka.

Melalui sistem ini juga, selain cara mengecek data secara mandiri bagi guru PAI, juga salah satu syarat bagi guru untuk pencairan sertifikasi. Bagi guru PAI yang belum sertifikasi melalui program ini juga salah satu persyaratan untuk pengusulan penambahan kuota sertifikasinya. (777)