5 Hari di AS, Hasilnya Apa Pak Jokowi?

US President Barack Obama (4th L) takes part in a security in Asia-Pacific plenary session during a meeting of the Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) at the Sunnylands estate on February 16, 2016 in Rancho Mirage, California. From left: Vietnam's Prime Minister Nguyen Tan Dung, Thailand's Prime Minister Prayut Chan-O-Cha, Singapore's Prime Minister Lee Hsien Loong, Obama, Philippine's President Benigno Aquino, Malaysia's Prime Minister Najib Razak, Indonesia's President Joko Widodo, Cambodia's Prime Minister Hun Sen, Brunei's Sultan Hassanal Bolkiah, Laos' President Choummaly Sayasone, ASEAN Secretary General  Le Luong Minh and Myanmar's Vice President Nyan Tun. / AFP / MANDEL NGAN
Presiden Joko Widodo (duduk kanan-tengah) saat sidang pleno keamanan Asia-Pasifik, di pertemuan ASEAN-AS di Sunnylands, California. Tampak di meja pleno (dari kiri) Perdana Menteri Vietnam Nguyen Tan Dung, PM Thailand Prayuth Chan-ocha, PM Singapura Lee Hsien Loong, Presiden AS Barack Obama, Presiden Filipina Benigno Aquino, PM Najib Razak, Jokowi, PM Kamboja Hun Sen, Sultan Brunei Hassanal Bolkiah, Presiden Laos Choummaly Sayasone, Sekretaris Jenderal ASEAN Le Luong Minh dan Wakil Presiden Myanmar Nyan Tun. Foto: Mandel Ngan/AFP

JAKARTA – Presiden Joko Widodo pagi tadi tiba di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta usai melakukan kunjungan kerja ke Amerika untuk menghadiri KTT khusus ASEAN-AS.

Pria yang akrab disapa Jokowi ini mengatakan, bahwa kunjungannya selama lima hari ke AS membuahkan hasil bagi Indonesia.

“Dari keseluruhan kunjungan tersebut, saya ingin sampaikan bahwa dari awal kami ingin pastikan bahwa hasil KTT ini harus bermanfaat bagi perdamaian dan kesejahteraan baik untuk Indonesia, ASEAN dan dunia,” ujar Jokowi di Bandara Halim, Jakarta, Jumat (19/2).

Di sana Jokowi juga menekankan pentingnya keberpihakan Indonesia terhadap UMKM di era keterbukaan ekonomi dan di era informasi digital. Hal tersebut sambung Jokowi, tidak hanya disampaikan di KTT saja, namun juga ditindaklanjuti dalam kunjungan.

“Pesan perdamaian juga telah kami tekankan dalam KTT tersebut, ketika saya jadi pembicara pertama dalam pembahasan counter terrorism,” papar Jokowi.

Di hadapan para tamu delegasi, mantan gubernur DKI Jakarta ini juga mengajak negara lain untuk ikut menyebarkan perdamaian agar tidak ada lagi aksi teroris.

“Kami ajak sosmed untuk menyebarkan nilai toleransi dan perdamaian. Mereka antusias membantu inisiatif kami, yang kami namakan empowering leaders of base,” tandas Jokowi. (chi/jpnn)