45 Desa Terancam Tak Terima DD dan ADD

Dana Desa

TAIS, BE – Sebanyaak 45 desa di Kabupaten Seluma saat ini terancam tidak menerima anggaran dana desa (ADD) dan dana desa (DD) tahun 2016. Pasalnya, hingga saat ini 45 desa tersebut belum menyerahkan pertangungjawaban penggunaaan anggran tahun 2015.

“Jika memang belum menyerahkan pertangung jawaban, maka dana desa tersebut tidak akan dikirimkan sekalipun telah menyelesaikan APBDes,” tegas Pelaksana tugas Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah(DPPKAD) Deddy Ramdhani SE MSE MA saat diwawancarai BE kemarin (25/2).

Masih tersisa batas waktu menyusulkan laporan pertangung jawaban bagi 45 desa tersebut. Dedy pun menyatakan Camat diminta mengingatkan sejumlah kades dan perangkat segera menyelesaikan kewajiban membuat laporan pertanggungjawaban ADD dan DD itu.

“Jangan hanya menuntut anggaran dicairkan dengan cepat, namun tanpa menyerahkan SPJ dana yang sudah dikucurkan,” tegasnya.

Deddy menambahkan, diprediksi pada bulan April dana desa (DD) ditransfer ke kas daerah (kasda) dari Kementrian Keuangan. Adapun besaran DD dari kementrian pusat tersebut Rp 109,6 miliar. Sedangkan untuk anggaran ADD telah tersedia dengan jumlah Rp 52,1 miliar.

”Anggaran ini dikirimkan ke rekening desa dengan besaran 40 persen untuk tahap awal. Dana akan dikirim kerekening desa yang sudah menyelesaikan kewajibannya SPJ dan pembuatan APBdes,” sambungnya.

Dibeberkan juga, saat ini desa tengah menyusun APBDes masing-masing. Penyusunannya dievaluasi oleh kecamatan. Sedangkan DPPKAD menerima APBDes yang telah mendapatkan rekomendasi dan persetujuan dari kecamatan. Dalam menyelesaikan pemncairan tahap awal ADD dan DD.

“Dapat rekomendasi dari camat serta sudah membuat Spj, maka akan kita transfer kerekening desa,” pungkasnya. (333)