4 Pejabat Provinsi, Ikut Lelang Jabatan

BENGKULU,BE – Pendaftraan seleksi terbuka/lelang jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu, dalam sepekan ini telah diisi sebanyak 16 pendaftar untuk mengikuti kompetisi jabatan yang diinginkan. Tak hanya dari lingkungan pemerintah kota, namun, pendaftar dari pemerintah provinsi pun juga kian bertambah. Diantaranya telah terdaftar 4 pejabat provinsi, dari berbagai SKPD. Seperti, Drs Ir Hasoloan Sormin MSi, yang saat ini menjabat sebagai Kepala UPT Pembenihan Dinas Perkebunan Pemprov. Dengan tujuan menduduki jabatan sebagai Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) kota. Kemudian, Walin MPd, Kepala Bidang Layanan BPAD Pemprov yang mendaftarkan diri untuk menjadi Asisten II Pemkot.

Ada pula, salah satu Kabid di Kesbangpol Pemprov yakni, Bakhsir Lair yang mendaftar untuk menjadi Sekretaris Dewan (Sekwan) kota. Sementara untuk data terakhir, Staf Dinas Pertanian Pemprov, Ir Erwin Sosiawan MM yang melamar menjadi Asisten II Pemkot.

Sekretaris panitia seleksi, M Husni MSi, mengatakan, semua pejabat provinsi tersebut berhak mengikuti uji kompetensi dalam rangkaian seleksi 8 jabatan, namun akan tetap dilakukan verifikasi berkas terlebih dahulu.

“Untuk hari ini sudah bertambah lagi yakni sebanyak 16 orang, sementara dari provinsi sudah menambah satu lagi, jadi ada 4 orang pejabat eselon III Pemprov, artinya mereka sanggup bersaing,” kata Husni kemarin (30/10).

Sementara itu, dari semua peserta yang berani bersaing dalam seleksi,untuk menempati jabatan pemerintah kota tersebut, harus mempersiapkan diri semaksimal mungkin, karena seleksi akan dilakukan secara ketat tanpa adanya keberpihakan kepada siapapun. Sehingga, diharapkan agar para peserta dapat memahami serta menguasai tugas/tupoksi, baik itu secara teknis maupun secara teori tentang posisi jabatan yang telah dipilih. Hal ini bertujuan agar pejabat dalam suatu jabatan tersebut benar-benar berkualitas dan layak dalam ikut serta dalam membangun kota Bengkulu.

Sementara itu, disampaikan pula Surat Keputusan (SK) untuk pelaksana tugas (Plt) yang sudah ditunjuk/diusulkan dari jabatan yang masih kosong tersebut.

“Untuk Plt-nya sudah diusulkan rata-rata ditunjuk dari beberapa Kabid dan sekretarisnya, kalau SK sudah di tandatangan oleh Bu Wawali langsung,” tambah Husni. (805)

2 Seputar KOta