4 Mega Proyek Dipastikan Tak Selesai

ProyekTUBEI, Bengkulu Ekspress – Sebanyak 4 Mega proyek di Kabupaten Lebong tahun anggaran 2017 dipastikan tidak akan selesai dikerjakan tepat waktu hingga berakhir tahun anggaran 2017 mendatang. Pasalnya, hingga saat ini pekerjaan pembangunan keempat mega proyek yang menguras dana miliaran rupiah tersebut masih dalam proses pengerjaan pihak rekanan Pemkab Lebong.

“Kita yakin keempat kegiatan ini tidak akan selesai tepat waktu. Ditambah lagi saat ini pihak rekanan belum lagi terlihat melakukan finishing kegiatan. Padahal saat ini sudah Desember dan tutup tahun anggaran hanya berkisar 3 minggu kedepan,” ujar Ketua Komisi II DPRD Lebong, Ahmad Lutfi.

Dirinya mengaku, meski belum lama ini telah turun ke lapangan meninjau pelaksanaan pembangunan Pelapis Tebing Sungai Air Kotok di Kecamatan Amen yang dikerjakan oleh PT Fito Bersaudara Perkasa dengan anggaran sebesar Rp 9,9 miliar, dirinya pun sangat yakin pekerjaan tersebut tidak akan selesai tepat waktu hingga berakhirnya masa kontrak pada bulan ini.

“Kita sudah meninjau lokasi pembangunannya yang berada di Muara Ketayu, dari pekerjaan itu kita yakin ini tidak akan selesai dikerjakan sampai berakhirnya masa kontrak. Tapi kita belum cek secara detail, dan dalam waktu dekat ini kita (Komisi II, red) akan turun melakukan pengecekan,” tegas Lutfi.

Pihaknya khawatir, selain dapat menimbulkan kerugian bagi daerah ini juga dapat merugikan warga di Kabupaten Lebong. “kita ingatkan agar pengerjaan pembangunan yang sedang berjalan sebisa mungkin selesai sesuai dengan kontrak yang ada. Kalau tidak selesai, ya diblack list saja perusahaannya maupun pemilik perusahaan itu. Dan jangan lagi diberi pekerjaan pembangunan kalau tidak selesai,” ungkapnya.

Keempat mega proyek yang disebutkan oleh Ketua Komisi II DPRD Lebong ini diantaranya adalah pembangunan Pasar Rakyat di Terminal Muara Aman yang dikerjakan PT. Serumpun Makmur Anugerah Sentosa dengan nilai sebesar Rp 5,6 miliar, pembangunan Jembatan Ketahun IV di Kecamatan Lebong Sakti yang juga dikerjakan PT. Serumpun Makmur Anugerah Sentosa dengan anggaran 13,2 miliar. Selanjutnya, kegiatan pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang dikerjakan oleh PT. Harapan Usaha

Sukses dengan dana sebesar Rp 9,9 dan terakhir adalah pembangunan Pelapis Tebing Sungai Air Kotok di Kecamatan Amen yang dikerjakan oleh PT. Fito Bersaudara Perkasa dengan anggaran sebesar Rp 9,9 miliar.(777)