250 Hektar Sawah Dibangun

sawah ataran Banding, SeginimBENTENG, BE – Meningkatkan hasil produksi pangan di Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng), ditahun 2016 ini Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan (Distanbunak) Kabupaten Benteng akan membangun petakan sawah seluas 250 hektar.

Hal ini disampaikan langsung, Kepala Distanbunak Benteng, Damsik SPKP kepada BE kemarin.

Menurut dia, saat ini Distanbunak tengah fokus melakukan survei di beberapa lokasi seluruh kecamatan Kabupaten Benteng guna mencari area yang memang berpotensi untuk dikembangkan menjadi kawasan persawahan.

“Ditahun 2016 ini, kita mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat untuk membangun 250 hektar percetakan sawah baru. Saat ini, kita sudah memulai tahapan survei lokasi bersama tim ahli dan konsultan,” jelas Damsik.

Pria yang pernah menjabat selaku Kepala Satuan (Kasat) Polisi Pamong Praja  (Pol PP) Kabupaten Benteng ini menuturkan, untuk mewujudkan pembanuan tersebut dilakukan secara tepat sasaran dan sesuai dengan harapan. Distanbunak akan menggandeng Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam pembuatan petakan sawah nantinya.

“Dalam praktiknya nanti, pembuatan petakan sawah ini kita bangun bersama dengan personel TNI. Kita harap semua kegiatan bisa berlangsung dengan lancar dan tanpa ada penyimpangan,” tambahnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, pembangunan petakan sawah ini harus dilakukan sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan pemerintah pusat, terutama menyenai ketersediaan sumber air yang akan dijadikan aliran irigasi.

Sebab itu, Distanbunak belum bisa memastikan lokasi yang nantinya akan dibangun petakan sawah.

“Kita akan cek dulu, lahan tersebut cocok atau tidak untuk dijadikan sebagai area persawahan. Sumber airnya mencukupi atau tidak,” tandas Damsik.

Masih kata Damsik, untuk mempercepat pembangunan di Kabupaten Benteng, ia mengaku akan bekerja secara optimal sehinga pengerjaan petakan sawah bisa dituntaskan di pertengahan tahun. Dengan begitu langsung dapat digunakan para petani untuk bercocok tanam dan menghasilkan sumber pangan.

“Diharapkan semua rencana ini bisa berjalan lancar, sehingga ditahun ini juga benih padi bisa langsung kita tanam, sebab kita juga dibantu dengan bibit dan pukuk,” tandasnya.(135)