24 Pelajar Terjaring Razia Preman

terjaring premanisme
KOTA MANNA, BE – Untuk mengantisipasi tindakan kriminalitas dalam wilayah Kabupaten Bengkulu Selatan (BS), Mapolres BS menggelar razia premanisme. Razia tersebut dipimpin langsung oleh Waka Polres, Kompol Mada Ramadita SIK yang digelar Sabtu (11/4) malam hingga Minggu (12/4) dini hari. Dari hasil razia tersebut ada 32 warga terjaring, 24 diantaranya pelajar.
Kapolres BS, AKBP Abdul Muis SIK melalui Kasi Humas, Aiptu Andi mengatakan, razia pemanisme tersebut digelar di tiga lokasi yakni tempat permainan bilyar di Pematang Bangau, Kutau, Jalan Kartini dan Pasar Ampera.
Dari hasil razia itu 11 pelajar ditemukan sedang mabuk di los pasar Ampera, bahkan salah satunya membawa pil dekstro sebanyak 10 butir. Selebihnya 21 orang ditemukan di meja bilyar. Mereka yang dijaring di meja bilyar tersebut, yakni mereka yang tidak memiliki identitas diri atau KTP.
“Dari 32 warga yang terjaring, sebanyak 24 berstatus pelajar, sebanyak 22 pelajar SMA dan 2 pelajar SMP. Bahkan 12 pelajar SMA peserta UN yang dimulai Senin,” ujar Andi.
Ditambahkan Andi, sasaran razia tersebut yakni senjata tajam (sajam), narkoba dan identitas. Hanya saja setelah mereka sempat diamankan di Mapolres BS usai dimintai keterangan mereka dilepas.
“Kami hanya memberikan pembinaan, setelah kami nasehatui dan orang tuanya kami panggil mereka pun kami persilahkan pulang, lebih-lebih ada 12 peserta UN, dengan adanya razia ini kami harap para orangtua lebih mengawasi pergaulan anak-anaknya. Agar tidak terlibat pergaulan bebas yang pada akhirnya melakukan tindak pidana kejahatan,” demikian Andi.(369)