27 Pejabat Pemprov Bengkulu Eselon II Dilantik

Gub: Pejabat Tak Akur Langsung Diberhentikan

Pelantikan
LANTIK: Gubernur Bengkulu, Dr H Ridwan Mukti saat melantik pejabat eselon II Pemprov Bengkulu. (Foto EKO/Bengkulu Ekspress).

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Setelah mengirimkan tiga besar peserta seleksi eselon II ke Komisi Apartur Sipil Negara (KASN), Gubernur Bengkulu Dr H Ridwan Mukti langsung menggugurkan 54 pejabat dari 81 peserta yang masuk dalam tiga besar untuk mengisi jabatan kepada dinas di 27 Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

27 orang pejabat yang mendapat nilai terbesar dari 3 orang peserta dimasing-masing OPD ini juga langsung dilakukan pelantikan oleh gubernur. Rata-rata pejabat yang dilantik dengan perolehan nilai tertinggi dari panita seleksi (Pansel) ini, pejabat yang menduduki jabatan Pelaksana tugas (Plt) sebelumnya.

Dimana dari 27 pejabat Plt, 22 orang diantaranya langsung dilantik untuk mendapatkan posisi jabatan kepada dinas secara definitif.

Sementara 5 orang Plt lainnya, harus puas untuk menghantarkan jabatan tersebut menjadi definitif.

Kelima pejabat Plt tersebut diantaranya, Drs H Januar Jumalinsyah yang sebelumnya menjabat sebagai Plt Kepala Biro Administrasi Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda harus digantikan dengan Anzori Tawakal ST MSi.

Kemudian ada H Amiruddin Syino SH MH sebelumnya menjabat sebagai Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, digantikan dengan Hj Foritha Ramadhani Wati SE MSi.

Begitupun dengan Drg H Edriwan Mansyur MM sebelumnya dengan jabatan Plt Kepala Dinas Kesehatan digantikan oleh H Herwan Antoni SKM MKes, termasuk Ferry Ernez Parera SSTP MSi sebelumnya Plt Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik digantikan defintif oleh Edi Prawisnu SH MHum.

Ada juga Oktaviano ST MSi sebelumnya jabatan Plt Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral digantikan dengan Ir Ahyan Endu dan Drs. Syamsudin yang sebelumnya menjabat sebagai Plt Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah harus digeser oleh Dr Soemarno MPd secara definitif.

“Pejabat yang baru-baru, kita minta untuk segera menyesuaikan. Karena kerja kita ini tim team work, jadi memang harus banyak-banyak bersilaturahmi dengan pejabat lainnya,” terang Gubernur Bengkulu, Ridwan Mukti dalam sambutan pelantikan pejabat eselon II, di aula Pola Pemprov Bengkulu, kemarin (6/4/2017).

Dikatakannya, untuk mendefinitifkan pejabat eselon II membuthkan proses panjang. Hingga 27 jabatan kepala dinas harus di jabat oleh Plt. Seharusnya penataan birokrasi itu sudah selesai pada semester pertama, saat pergantian kepala daerah dilakukan.

“Ini memang momentum yang sangat ditunggu-tunggu. Dengan proses yang panjang ini tentu akan ada rahasia hikmah dibaliknya,” ungkapnya.

Semua pejabat kepada dinas yang telah dilantik ini harus cepat bergerak dalam menyelesaikan program prioritas gubernur dan wakil gubernur. RM juga menegaskan setiap kepada dinas tidak boleh ada yang terpecah belah ataupun berkonflik. Jika hal itu terjadi, gubernur akan mengambil tindakan tegas dengan memberhentikan kedua-duanya jabatan yang diemban kepada dinas bermasalah tersebut.

“Tidak ada boleh ribut-ribut sesama pejabat. Kalau ada saya akan langsung berhentikan masing-masing jabatannya. Karena prinsip yang kita gunakan dalam jabatan ini adalah kerja tim, bukan sendiri-sendiri,” tambah RM.

Pejabat eselon II yang mendapatkan nilai tertinggi dan telah dilantikan ini harus langsung berkerja. Karena masyarakat juga telah menggunggu kerja nyata semua pejabat tersebut. Sehingga nilai tertinggi yang telah didapatkan oleh pejabat tersebut, benar-benar mampu diaplikasikan dalam bentuk tindakan. Bukan dalam tataran konsep dan penilaian seja.

“Nilainya sudah bagus, tapi jangan dalam teori saja, namun tataran aplikasinya harus dibuktikan. Karena masyarakat juga telah menunggu,” ujarnya.

RM juga mengakui, bahwa cepatnya proses pendefinipan para pejabat ini atas kecepatan teknologi. Dimana ketika KASN memutuskan untuk merekomendasikan pejabatan nilai tertinggi untuk defintif, informasi tersebut pun langsung disampaikan kepada gubernur.

Dengan demikian, kerja cepat ini juga nantinya dapat ditiru oleh semua kepada dinas. Dimana pemanfaatan teknologi harus dilakukan untuk memberikan respon cepat kepada masyarakat.

“Jadi teknologi ini membuat kerja kita cepat. Tidak boleh ada penunda-nundaan pekerjaan. Silakan berkerja, karena jabatan yang diemban itu amana. Termasuk untuk langsung bergerak berkoordinasi kepada pemerintah kabupaten juga harus dilakuan. Sehingga program prioritas benar-benar mampu untuk kita wujudkan secara bersama-sama,” tandasnya.

Kepala Dinkes Siap di Seleksi

Sementara itu, daftar seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPT) di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu kembali bertambah. Hal ini setelah Kepala Dinas Kesehatan Kota Bengkulu, Herwan Antoni Mkes MSi dilantik menjadi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, kemarin (6/4/2017).

Dengan demikian, maka Dinkes kota saat ini dijabat oleh Pelaksana Tugas (Plt) dan akan digabungkan ke daftar seleksi jabatan gelombang kedua bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset, serta Inspektorat Kota Bengkulu.

“Pak Herwan Kadis Dinkes dilantik provinsi, berarti OPD itu sekarang kosong juga, jadi daftar seleksi itu bertambah,” kata Sekretaris Daerah Kota Bengkulu, Marjon MPd kepada Bengkulu Ekspress, kemarin.

Keempat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ini rencananya akan diseleksi pada bulan Mei mendatang. Dengan metode/tahapan yang sama seperti seleksi jabatan sebelum.

“Insyallah bulan Mei, itu kita buka juga skala provinsi dan persyaratannya sama, tahapannya sama,” terangnya.

Dalam hal ini pihaknya, tidak memberikan batasan kepada seluruh pejabat yang ingin menduduki jabatan kepala dinas, asalkan sesuai dengan persyaratan, termasuk memberikan kesempatan kepada seluruh peserta yang belum lolos pada seleksi jabatan sebelumnya.

“Ya boleh saja, kalau memang dia mau ikut lagi, karena kita tidak membatasi,” tukasnya.

Sementara itu, untuk hasil seleksi 8 jabatan kepala OPD yang baru saja selesai beberapa waktu lalu. Saat ini, Panitia Seleksi (Pansel) telah menjadwalkan pertemuan dengan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) pada tanggal 11 April mendatang. Untuk menyampaikan 3 nama dari hasil rangkaian seleksi yang telah dilakukan. Sekaligus meminta rekomendasi KASN untuk dilakukan penunjukkan 1 nama oleh Walikota, agar bisa segera dilantik.

“Begitu sudah mendapat rekomendasi, kemudian Walikota menunjuk 1 nama, maka tidak lama dari itu kita langsung pelantikan, insyallah dalam bulan ini semuanya sudah selesai,” sampai Marjon.

Menurutnya, dari 3 nama besar tersebut tidak dilakukan perangkingan lagi, karena semua sudah dinilai layak dan memiliki kualitas yang sama untuk menjabat kepala dinas.

“Jadi bukan berarti yang nomor 1 itu dipilih, karena semuanya sama Walikota tinggal menunjuk saja siapa yang layak menurut Pak Wali untuk menjadi kepala OPD,” pungkasnya. (805/151)

NAMA-NAMA PEJABAT ESELON II DEFINITIF

1 Massa Siahaan Ak MM CA QIA Kepala Inspektur

2. H Gotri Suyanto SE MSoc Sc Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah

3. Drs Arinarsah Jayasurya Kepala Badan Kepegawaian Daerah

4. H Heru Susanto, SE MM Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah

5. Drs Farid Abdullah MM Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik

6. Dr Soemarno MPd Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah

7. Ir Hendry Poerwantrisno Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu

8. Hj Foritha Ramadhani Wati SE MSi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana

9. Edi Prawisnu SH MHum Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik

10 Ir Ahyan Endu Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral

11 H Herwan Antoni SKM MKes Kepala Dinas Kesehatan

12 H Meri Sasdi MPd Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga

13. Dr Kuntandi MM Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

14 Drs H Ade Erlangga Masdiana Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan

15. Ir B Budi Djatmiko MM Kepala Dinas Perhubungan

16. Yudi Satria DA SE MM Kepala Dinas Pariwisata

17. drh Majestika Kepala Dinas Pertenakan dan Kesehatan Hewan

18. Drs Ali Sadikin MSi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa

19. Ir Agus Priambudi Msi Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan

20. Juniwanto SP MSi Kepala Satuan Polisi Pamong Praja

21 Rehan Ikmal SH MSi Kepala Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda

22. Muklisin SH MH Kepala Biro Hukum

23. Taufik Adun SE MSi Kepala Biro Administrasi Pembangunan

24. Herman Romzi SSos MSi Kepala Biro Organisasi

25. Yusni Syarkowi SE MSi Kepala Biro Umum, Humas & Protokol

26. Anzori Tawakal ST MSi Kepala Biro Administrasi Perekonomian & SDA

27. dr Zulkimaulub Ritonga SP Direktur RSUD M Yunus