2 Ribu Pelajar Dapat Dana PIP

Bakti/Bengkulu Ekspress SUMRINGAH : Para pelajar SD didampingi orang tuanya terlihat sumringah saat mengambil bantuan PIP di SDN 1 Kabupaten Benteng, kemarin (29/11)
Bakti/Bengkulu Ekspress SUMRINGAH : Para pelajar SD didampingi orang tuanya terlihat sumringah saat mengambil bantuan PIP di SDN 1 Kabupaten Benteng, kemarin (29/11)

BENTENG, Bengkulu Ekspress – Kabar gembira bagi pelajar sekolah desar (SD) yang tergolong kurang mampu di Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng). Pasalnya, bantuan dana pelajar Indonesia pintar (PIP) yang berasal dari Kementerian Pendidikan akhirnya disalurkan secara serentak, Rabu (29/11).

“Alhamdulillah, dana PIP untuk pelajar SD sudah disalurkan,” kata Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Benteng, H Meizuar SH MM.

Dari hasil pendataan, Kabupaten Benteng memiliki 2 ribu pelajar SD yang termasuk ke dalam penerima PIP. Dana tersebut disalurkan untuk pelajar yang orang tuanya memiliki penghasilan rendah maupun tak memiliki pekerjaan tetap.

“Pada tahun 2017 ini, tercatat sebanyak 2 ribu pelajar bisa menikmati dana PIP yang disalurkan sekali dalam setahun,” ungkapnya.
Disampaikan Meizuar, pemberian bantuan ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk menekan angka pelajar yang putus sekolah.

Sehingga, dana yang disalurkan bisa dimanfaatkan secara bijak oleh pelajar, yakni untuk kepentingan pendidikan mereka. Baik untuk membeli buku, seragam ataupun perlengkapan kegiatan belajar lainnya.

“Jika ada instruksi dari pemerintah pusat, kami langsung menyampaikannya kepada seluruh Kepala Sekolah (Kepsek) untuk melakukan pendataan dan menyampaikan usulan penerima PIP kedalam data dapodik. Setelah tercatat di pusat, barulah dana PIP bisa disalurkan,” tandasnya.

Terpisah, Kepala Sekolah Dasar (SD) Negeri I Kabupaten Benteng, Nurhayati MPd mengungkapkan bahwa sekolahnya memiliki 32 siswa yang mendapatkan kucuran dana PIP tersebut.

“Bantuan ini dirasa sangat membantu, terutama bagi masyarakat kurang mampu dan tidak memiliki penghasilan tetap. Secara keseluruhan, penerima PIP di sekolah kami merupakan pelajar yang memiliki orang tua berprofesi sebagai buruh harian,” tandasnya. (135)