2.794 Siswa Ikut UN, 17 Tidak Datang

Camera 360
ARGAMAKMUR, BE – Ujian Nasional (UN) Di Kabupaten Bengkulu Utara (BU) berlangsung aman, tertib dan tidak ada kekurangan soal. Ini dibuktikan setelah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten BU, melakukan sidak ke 2 SMA dan 2 SMK di Kecamatan Argamakmur.
Hari pertama ini Dikbud mengunjungi SMAN 1 Argamakmur, SMAN 2 Argamakmur, SMKN 2 Argamakmur dan SMK 1 Argamakmur. Dikatakan Sekretaris Dikbud BU, Eka Hendriyadi MH, sidak ke sekolah memang agenda rutin Dikbud BU saat pelaksanaan UN. Ini bertujuan untuk meminimalisir adanya kekurangan soal dan hal yang tidak diinginkan. Selain itu, melihat situasi dan suasana sekolah pada saat berlangsungnya UN.
“Sidak yang kami lakukan merupakan agenda rutin Dikbud BU. Tujuannya, untuk mengkoordinir setiap sekolah ada kekurangan soal dan seperti apa suasana sekolah pada saat UN berlangsung, apakah tertib atau tidak, intinya jangan sampai ada keluhan dari siswa atau guru. Kali ini kami akan melakukan sidak ke 4 SMA yang ada di Kota Argamakmur ini,” kata Eka.
Ditambahkannya, setiap sekolah akan dicek, asal pengawas, kehadiran pengawas, staf guru yang bertanggung jawab siap atau tidak, dan lainnya. Sidak pertama, Dikbud mendatangi SMAN 1 Argamakmur sekitar pukul 07.30 WIB.
Tidak ada masalah ditemukan, pengawas dan soal sudah cukup. SMAN 1 Argamakmur menyediakan 12 ruangan yang terbagi untuk jurusan IPA dan IPS. Siswa SMAN 1 yang mengikuti UN kali ini berjumlah 218 siswa.
“Kita memang sudah mempersiapkan UN sejak jauh hari, agar tidak ada masalah pada saat pelaksanaan UN hari pertama ini. Jumlah siswa yang mengikuti UN sebanyak 218 siswa terbagi atas jurusan IPA dan IPS,” kata Kepala SMAN 1 Argamakmur, Amirin MPd.
Selanjutnya Dikbud melakukan sidak ke SMKN 2 Argamakmur, siswa yang mengikuti SMKN 2 Argamakmur sebanyak 217 siswa. Dari 217 siswa, tercatat yang mengikuti UN 213 siswa, empat orang lainya tidak meng8ikuti karena ada yang sudah menikah dan kecelakaan. Empat siswa yang tidak mengikuti UN Ini dikatakan Kepala SMKN 2 Argamakmur, Drs Mahmudin MPd.
“Empat orang yang tidak mengikuti UN ada yang kecelakaan dan sudah menikah, namun mereka masih mempunyai kesempatan ujian paket C nanti. Kami menyediakan 11 ruangan pada UN kali ini, untuk soal tidak ada masalah, sudah tercukupi,” kata Muhtadin.
Begitu juga saat Dikbud melakukan Sidak ke SMAN 2 Argamakmur, suasana tertib dan hening sangat terasa. Kali ini sebanyak 193 siswa SMAN 2 Argamakmur mengikuti UN. Diakui Kepsek SMAN 2 Argamakmur, Drs Kaman, Un kali ini tidak ada maslah. Soal sudah tercukupi semua, berlangsung aman karena ada anggota polisi yang melakukan monitoring.
“UN kali ini berlangsung aman dan tertib, sebanyak 193 siswa yang dibagi menjadi 10 ruangan mengikuti UN. Pastinya kami optimis SMAN 2 lulus 100 persen UN tahun 2015 ini,” ungkap Kaman.
Sebelum melanjutkan sidak ke SMAN 1 Padang Jaya, Dikbud terakir mengunjungi SMKN 1 Argamakmur. Tidak jauh berbeda dengan SMA sebelumnya. Siswa yang mengerjakan soal UN terlihat serius dan tertib, ada sekitar 190 siswa yang mengikuti UN terbagi menjadi 11 ruangan.
“UN berlangsung aman dan tertib di SMKN 1, siswa yang melakukan UN tahun ini sebanyak 190 siswa. Sebenarnya masih ada empat siswa lagi yang tidak datang, mungkin karena ada urusan lain,” kata Kepsek SMKN 1 Argamakmur , Suyanto MPd.
Pantauan BE, sidak dimulai sekitar pukul 07.00 WIB, untuk empat SMA sederajat yang berada di Kota Argmakmur tidak ada masalah, aman, terkendali, soal tercukupi semua.
Sementara itu, hari petama UN ini sebanyak 1814 Siswa SMA/MA dan 980 siswa SMK mengikuti UN di Kabupaten BU. Menurut data dari Dikbud BU, ada 17 siswa yang tidak mengikuti UN hari pertama ini. 15 siswa tercatat sudah di Droup Out (DO) dan 2 siswa sakit. Untuk siswa yang sakit diberi kesempatan seminggu untuk melakukan UN, jika tenggang waktu tidak digunakan maka akan melakukan UN tahun depan. Jika demikian total siswa yang mengikuti UN hari petama ini sebanyak 2.777 siswa SMA/MA dan SMK.
“Total siswa yang mengikuti UN di Kabupaten BU hari pertama ini sebanyak 2.794 siswa, 17 tidak datang. Untuk siswa yang tidak datang karena sakit akan diberi kesempatan satu minggu melakukan UN, siswa DO tentunya tidak lagi mempunyai kesempatan,” demikian Sekertaris Dikbud BU, Eka.(167)