2.322 KIP Tak Bisa Dikucurkan

TAIS, Bengkulu Ekspress – Sekolah penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) di Kabupaten Seluma, diminta melakukan verifikasi ulang. Pasalnya, saat ini baru sebanyak 7.226 anggaran KIP yang dikucurkan kerekening penerima. Masih ada sebanyak 2.332 anggaran KIP tidak bisa dikucurkan dan dicairkan lantaran keberadaan siswa penerima tidak diketahui.

“Total penerima berdasarkan surat keputusan (SK) dari kementerian sebanyak 9.798 penerima, namun yang dikucurkan kerekening penerima hanya 7.226 orang saja,” kata Kepala Dinas pendidikan dan kebudayaan Seluma

Muksir Ibrahim SPd melalui Kasi Kurikulum dan Kesiswaan Zesman Bejuri SPd kepada BE kemarin (7/2).
Sejauh ini, sebanyak 850 orang penerima KIP sudah diverfikasi Dispendikbud dan mereka tidak bisa menerima KIP di tahun 2018 ini. Dengan alasan siswanya sudah tidak aktif sekolah, serta sudah pindah domisili serta sudah tidak layak lagi menerima KIP lagi.

”Seharusnya setiap sekolah bisa melakukan verifikasi ulang siswa penerima KIP untuk di sampaikan dalam dapodik melalui operator sekolah. Operator sekolah juga bisa namun di tahun 2018 ini sudah di entri lewat sekolah masing-masing penerima,” sampainya.

Saat ini, dari 181 Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Seluma, masih terdapat sekolah yang belum melakukan verifikasi berkas penerima KIP ini. Seperti pada SD 138, SD 104, SD 175, SD 59 , SD 93, serta beberapa SD lainnya.

Untuk mempercepat agar verifikasi dilakukan, bagian kesiswaan juga sudah menyurati sekolah yang belum melakukan verifikasi tersebut. Termasuk kades juga disampaikan agar mendesak sekolah untuk melakukan verifikasi penerima KIP tersebut. Sementara itu, Penerima KIP untuk SMP di tahun 2017 lalu sebanyak 1322 orang berdasrkan SK dari kementrian. Namun verifikasi dilakukan oleh sekolah masing-masing untuk menyampaikan laporan.

“Batas akhir verifikasi tanggal 11 Februari sehingga yang belum sudah harus dilakukan. Jika tidak maka siswa yang dirugikan,” sampainya.
(333)