180 Kades Ditempa Dalam Candradimuka

Kapolda Beri Kuliah Umum

rio-kapolda-bkl-brigjen-yovianes-mahar-disambut-brigjen-m-gufron-2

ARGA MAKMUR, BE- Sebanyak 180 kepala desa (Kades) terpilih se Kabupaten Bengkulu Utara (BU) akan masuk kawah candradimuka di Sekolah Polisi Negara (SPN) Bukit Kaba, Curup.

Kades ini akan mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) mulai Senin hingga Jumat tanggal 7-11 November 2016 mendatang.

Tujuannya dengan mengikuti Diklat Dasar ini, seluruh kades dapat lebih bijak memimpin desa kedepannya. Tak hanya itu, Kapolda Bengkulu Mahar Brigjen Pol Yohanes Mahar akan turut memberikan kuliah umum bagi seluruh kades.

Kemudian pembukaan selain di hadiri Bupati BU Ir Mian dan Kapolda. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) melalui Direktorat Jenderal (Dirjen) juga akn hadir. Bahkan Diklatsar yang merupakan gebrakan baru Bupati BU Ir Mian dengan melibatkan kerja sama dengan pihak kepolisian mendidik dan membina kades, merupakan pertama kalinya di Indonesia.

Kabag Humas Setdakab BU Akhamadi Eko Purnomo SE mengatakan Diklatsar ini merupakan gebrakan dari Bupati BU Ir Mian. Hal ini lantaran melihat masih lemahnya jiwa kepemimpinan, sikap dan tindakan sekaligus mental dan semangat dalam membangun desa. Sehingga melalui diklatsar, percepatan pembangunan desa dapat dilakukan setiap kades guna mendukung visi dan misi bupati dan wakil bupati (wabup).

‘’Ini gebrakan baru yang diambil bupati. Dan ini bahkan belum pernah ada sebelumnya. Maka rencananya perwakilan dari Kemendagri akan hadir saat pembukaan nanti,’’ ujarnya kepada Bengkulu Ekspress (BE).

Ia menambahkan pembekalan yang diberikan kepada seluruh kades juga akan disampaikan langsung oleh Kapolda Bengkulu Brigjen Pol Yohanes Mahar yang baru saja dilantik. Untuk itu Pemerintah Daerah (Pemda) berharap seluruh kades dapat mengikutinya dengan baik. Sehingga harapan yang diinginkan pemda dapat tercapai.

“Nantikan pemebekalan ini kita harapkan dapat diikuti dengan serius. Karena ini juga akan berguna bagi kades dalam memimpin desa kedepannya. Jangan sampai setelah dididik nanti, tidak ada perubahan ke arah yang lebih baik lagi,’’ ungkapnya.

Ia melanjutkan beratnya beban tugas yang diemban kades dalam memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat, akan menjadi cerminan pemda BU secara keseluruhan. Jadi, langkah Diklatsar bagi para kades di SPN Bukit Kaba, menjadi salah satu awal diambil pemda guna mencapai pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat.

‘’Tidak hanya segi kepemimpinan. Fisik dan mental juga ikut ditempa. Jadi, kades tidak langsung nge-down ketika menghadapi masalah. Namun tetap semangat dan mencari langkah terbaik guna menyelesaikan masalah tersebut,’’ pungkasnya.(cw5)