18 Siswa Tak Ikut UN

Bupati pantau pelaksanaan UN

KEPAHIANG, BE – Sebanyak 17 siswa dari 1.664 siswa peserta Ujian Nasional (UN) tingkat SMA/SMK sederajat di Kepahiang tidak ikut ujian hari pertama Senin (13/4) kemarin. Rincianya sebanyak 17 siswa dengan status sudah drop out (DO) dan 1 siswa sakit.
“Jalanya pelaksanaan UN berjalan lancar, hanya saja sebanyak 8 siswa asal SMA/MA tidak hadir. Rincianya 7 siswa DO dan 1 siswa sakit. Untuk tingkat SMK tercatat 10 siswa tidak hadir dengan keterangan siswa tersebut sudah DO,” ujar Kadis Dikpora Kepahiang Zamzami Zubir SE MM melalui Kabid Dikmen Riswo SPd.
Dikatakannya, pelaksanaan UN tahun 2015 ini diikuti oleh sebanyak 1.664 siswa. Rincianya peserta tingkat SMA sebanyak 747 peserta, tingkat SMK sebanyak 560 peserta dan MA sebanyak 357 peserta.
“Untuk siswa yang berhalangan ikut UN karena alasan sakit, masih bisa mengikuti UN susulan. Sementara bagi siswa yang sudah dinyatakan DO terpaksa harus mengikuti ujian penyetaraan yakni paket C,” jelasnya.
Sementara itu, Bupati Kepahiang Dr Drs H Bando Amin C Kader MM yang melaksanakan pemantauan pelaksanaan UN hari pertama di SMAN 1 Kepahiang mengharapkan para siswa peserta UN tidak percaya dengan kabar adanya kunci jawaban yang beredar dikalangan para siswa.
“Kami harapkan para siswa peserta UN saat ini tidak percaya jika ada kunci jawaban yang beredar dikalangan siswa,” ujar Bando.
Menurutnya, adanya informasi mengenai kunci jawaban UN merupakan ulah oknum yang tidak bertanggung jawab sehingga perlu diwaspadai oleh semua pihak dalam hal ini pihak sekolah.
“Kami harapkan juga pihak sekolah bisa melakukan pengawasan dalam pelaksanaan UN ini sehingga tidak terjadi tindak kecurangan,” jelasnya.(505)