17 Dokter Internship Ditarik dari RSUD Lebong, Dalhadi Sesalkan Bupati Tak Proaktif

Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Dapil Rejang Lebong dan Lebong Dahlhadi Umar
Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Dapil Rejang Lebong dan Lebong Dahlhadi Umar

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Sebanyak 17 dokter internship yang ditempatkan di RSUD Kabupaten Lebong sudah ditarik dan dipindahkan ke Kota Bengkulu tepatnya pada Kamis (04/10/207) lalu. Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Dapil Rejang Lebong dan Lebong Dahlhadi Umar mensesalkan hal itu.

Menurut Dalhadi, penarikan tersebut tidak lepas dari peristiwa pemukulan yang dilakukan terhadap salah satu dokter internship sewaktu menjalankan tugas.

“Penarikan itu keputusan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dan sekarang 17 dokter internship itu ditempatkan di RS Raflesia Kota Bengkulu. Sebenarnya kita sangat menyayangkan penarikan ini, karena sedikit banyak berpengaruh terhadap pelayanan kesehatan di RSUD terhadap masyarakat di Kabupaten Lebong,” sesal Dalhadi.

Ditambahkan Dalhadi, penarikan itu sampai terjadi juga tidak lepas dari kurang aktifnya Pemkab Lebong dalam menindaklanjuti permasalahan yang dilatarbelakangi aksi kekerasan terhadap dokter internship beberapa waktu lalu.

“Karena pasca peristiwa pemukulan terjadi, ada tim dari Kemenkes turun dan mengundang Bupati Lebong, Kadinkes dan Kepala RSUD Lebong,” beber Dalhadi.

Hanya saja, lanjut Dalhadi, baik Bupati, Kadinkes dan Kepala RSUD Lebong tidak memenuhi undangan tersebut. Bahkan kabarnya tim juga sudah datang ke rumah dinas Bupati, dan sayangnya Bupati tidak bisa ditemui.

“Seharusnya tidak sedemikian, karena tak ada salahnya Pemkab Lebong itu pro aktif dalam masalah ini. Mengingat ini semata-mata demi kepentingan masyarakat juga,” katanya.

Dalhadi menganggap wajar jika Kemenkes akhirnya menarik dokter internship dari Kabupaten Lebong, terlebih para dokter juga tidak merasa aman lagi bertugas disana.

“Akhirnya masyarakat yang jadi korban. Padahal hampir 90 persen pelayanan di RSUD Lebong itu, dilakukan para dokter internship,” jelas Dalhadi. (Dil)

Baca Juga IDI Bengkulu Tunggu Sikap KIDI Pusat Soal Penarikan Dokter Internship di RSUD Lebong