132 Pengendara Kena Tilang

11117547_963588523664740_218333834_nARGAMAKMUR, BE – Anggota Sat Lantas Polres Bengkulu Utara (BU) sejak tanggal 1 sampai 21 April menggelar Operasi Simpatik Nala. Hingga kemarin (10/4), sudah 132 pelanggar lalu lintas ditindak.

Para pengendara itu, 30 diterapkan bukti pelanggaran (Tilang). Karena tak bisa menunjukkan Surat Izin Mengemudi (SIM), Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) serta tidak melengkapi TNKB. Sementara 102 lainnya diterapkan tilang berupa teguran, pelanggar ini kebanyakan tidak mempunyai SIM serta tidak memakai helm dengan alasan tidak pergi jauh.

“Umumnya apa yang pengendara langgar tidak memiliki dan tidak membawa SIM begitupun dengan STNK. Pengendara tidak memakai kelengakapan berkendara dengan alasan tidak bepergian jauh,” ujar Kapolres Bengkulu Utara, AKBP Hendri H Siregar SIK melalui Kasat Lantas Polres BU, IPTU Johari Fitri Casdy. Dijelaskannya, pelanggar yang terkena Tilang, motor ditahan sementara di Polres BU. Sampai saat ini ti akui Kasat Lantas, selama razia dilakukan anggota belum menemukan motor bodong atau motor dari hasil tindak kriminal. Ia mengharapkan, masyarakat sadar pentingnya melengkapi surat kendaraan dan menggunakan dan memasang kelengkapan di kendaraanya.

Sementata itu saat disinggung mengenai kendala Operasi Simpatik Nala 2015 ini Kasat Lantas mengakui faktor cuaca yang menjadi kendala paling menonjol. Selain itu saat ini produksi SIM di Polres BU tidak bisa karena peralatan tersambar petir tanggal 1 kemarin. Ini tentunya menjadi dilema, karena antusias masyarakat membuat SIM di BU saat ini sedang besar animonya. Namun Kasat Lantas memperkirakan minggu depan pembuatan SIM akan dibuka kembali.

“Ada sedikit kendala di mesin priduksi SIM kami yang rusak karena tersambar petir. Tapi dalam waktu dekat ini mesin produksi SIM akan bisa beroperasi kembali,” imbuh Kasat Lantas.

Operasi Simpatik Nala minggu pertama dilakukan di Kecamatan Argamakmur ini. Salah satu contohnya Operasi Simpatik di Bundaran Argamakmur, Jumat (10/4) banyak pengendara yang tidak mematuhi lalu lintas dan tidak melengkapi surat kendaraan terpaksa diberhentikan. Selanjutnya Operasi Simpatik Nala akan dilakukan di Kecamatan lain. Untuk para pengguna jalan terutama pengendara sepeda motor lengkapi semua surat kendaraan begitu juga dengan kelengkapan kendaraan yang digunakan.(167)