1 Tewas, 3 Luka-luka

20160203_110227
BENGKULU, BE – Kawanan bandit bersenjata merampok motor sepasang pengunjung yang sedang duduk di tepi Jalan Pantai Zakat Kecamatan Teluk Segara, Kota Bengkulu. Pemilik motor, Afrizal (25) tewas ditikam dan 3 orang warga sekitar mengalami luka sayatan. Peristiwa mengerikan itu, terjadi pada Selasa (2/2) sekitar pukul 22.17 WIB kemarin.
“Pemilik motor ditikam 4 liang dan 3 orang warga terluka karena sabetan pisau pelaku,” kata Kapolsek Teluk Segara, AKP Ali Rais kepada BE kemarin (3/2).
Kejadian nahas itu, berawal dari sekitar pukul 22.00 WIB, pemuda yang berkediaman di Jalan Iskandar 11 Rt. 03, Kelurahan Tengah Padang itu, tengah duduk santai menikmati suasana kawasan wisata Pantai Zakat, bersama kekasihnya yang bernama Rianti (23). Kemudian, ketika mereka tengah asik bercengkrama dengan canda dan tawa, tiba-tiba muncul 2 orang bandit yang mengedarai sepeda motor Honda CS1 berhenti di depan mereka. Tanpa basa-basi langsung memukul pemuda yang akrab disapa Rizal tersebut.
“Terus Rizal sempat terjatuh dan penjahat itu mau ngambil kunci motor Rizal. Lalu, Rizal bangun lagi untuk mempertahankan kunci motornya, penjahat itu meninju Rizal lagi,” kata Rianti, dengan raut wajah yang sedih.
Meskipun telah mendapat 2 pukulan beruntun dari bandit itu, Rizal masih tetap bangun untuk mempertahankan kunci motor Suzuki Satria FU-nya itu. Sehingga, membuat bandit itu harus mendaratkan pukulan ke-3 dan menghujamkan sebilah pisau ke arah perutnya. Menerima tusukan benda tajam itu, spontan Rizal berteriak meminta tolong.
“Saya lihat sekali penjahat itu nujah-nya. Tapi karena mungkin dia marah, jadi berkali-kali ditusuknya,” ucap Rianti.
Setelah bertubi-tubi terkena hujaman pisaunya, Rizal langsung roboh bersimbah darah. “Motor Rizal sempat dihidupkan dan penjahat yang diatas motor sempat menjalankan motornya. Tapi, karena kami berteriak minta tolong, keburu massa datang,” ungkap Rianti.
Kemudian, setelah kedua motor tersebut mati mendadak, ke-2 bandit itupun langsung pasang langkah seribu untuk menghindari amukan warga yang mulai mendekatinya. Lalu, usaha warga pun berbuah manis, bandit yang bernama Juanda (20), asal Kabupaten Bengkulu Utara berhasil tertangkap. Sedangkan, satu lainnya  yang menikam Rizal berhasil meloloskan diri.
“Saat akan ditangkap pelaku utama menyabetkan pisau kearah warga, sehingga membuat warga sekitar yang berinisial ZU, MU dan MD terluka juga. Kebetulan saat itu, kita lagi patroli dan pelaku langsung kita amankan,” kata Kapolsek.
Saat diwawancarai pelaku Juanda yang tubuhnya dipenuhi ukiran tato itu mengungkapkan alasan mereka merampok. Karena ada seorang teman yang memesan motor bodong atau tanpa surat-menyurat kepada mereka berdua.
“Aku sudah 3 kali menjambret di Tanah Patah, Pulau Baai dan depan M. Yunus. Mau ngambil motor karena ada yang memesannya sama kami di Lintang,” kata Juanda.

Meregang Nyawa
Setelah menerima tikaman yang bertubi-tubi,  Afrizal langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara yang berlokasi di Kelurahan Jitra, Kecamatan Teluk Segara, pada Selasa (2/2) malam lalu.
“Setelah ditikam pelaku, korban yang mendapati luka sebanyak 4 liang langsung dievakuasi ke Dokkes,” kata AKP Ali Rais, Kapolsek Teluk Segara, kepada BE kemarin (3/2).
Lanjut Ali, setelah dievakuasi menggunakan kendaraan roda empat, Rizal langsung mendapati perawatan intensif dari para perawat dan Dokter piket di RS. Bhayangkara. Namun, setelah mendapati perawatan yang intensif dari perawat dan dokter RS. Bhayangkara, Rizal yang telah menerima banyak tikaman tak dapat bertahan lagi. Diduga salah satu dari 4 tikaman yang diterima Rizal mengenai organ vitalnya yang sensitif.
“Setelah dievakuasi dan diberi perawatan di Dokkes, korban meninggal di Rumah Sakit sekitar jam 04.30 Shubuh,” tutup Ali. (CW6)