1.800 Ha TWA Bukit Kaba Rusak

Bukit Kaba

KEPAHIANG, BE – Sekitar 1.800 hektar kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Bukit Kaba register 4/50 dalam wilayah Kabupaten Kepahiang telah mengalami kerusakan karena dijadikan ladang perkebunan. Kepala Resort BKSDA Wilayah Kepahiang dan Taba Penanjung, Winarso SH mengatakan, total kawasan TWA Bukit Kaba yang masuk dalam wilayah kabupaten Kepahiang seluas 7.000 Ha.

“Kerusakan yang dimaksud disebabkan aktivitas perambahan dan aktivitas illegal logging,” ungkap Winarso.

Penyebab perambahan ini, kata Winarso, karena dalam kawasan TWA, khususnya di wilayah Kabupaten Kepahiang sudah ada desa. Seperti Desa Renah Kurung, Kepahiang Indah, Air Les, Bengko dan Warung Pojok.

“Kondisi-kondisi itu terang saja menjadi salah satu hal yang menjadi permasalahan besar karena mengancam kelestarian kawasan TWA Bukit Kaba,” tegas Winarso.

Disisi lain, Winarso menerangkan, sejauh ini pihaknya sudah berupaya maksimal untuk mencegah kerusakan kawasan TWA semakin meluas. “Mulai dari patroli bahkan juga menindak para perambah sesuai dengan aturan yang berlaku. Hanya saja langkah ini belum membuat efek jera, karena pasca diproses hukum perambah kembali lagi masuk dalam kawasan,” ujar Winarso.

Lebih jauh dikatakannya, sejauh ini dari 1.800 kawasan TWA yang sudah dirambah, eksekusi lahan yang sudah dilakukan masih sangat minim.

“Tapi yang jelas kita tidak melakukan pembiaran saja terhadap kerusakan kawasan TWA. Hanya saja kita tetap berharap kerjasama semua pihak, guna menekan aktifitas perambahan ini,” demikian Winarso. (320)